Name of program : World cup cricket quiz challenge 1.0.1
Use for : A fun and efficient way to test you cricket knowledge.
Size:13.40 MB
Platform:Windows XP / Vista
License:Freeware
Rating:Good (3.3/5)
Downloads:797
Screenshot: view sceenshots.
Kamis, 26 Maret 2009
Kamis, 19 Maret 2009
Sound Recorder
Merekam Suara menggunakan sound recorder
Salah satu kemampuan dari komputer adalah merekam suara, dengansyarat komputer yang dimiliki mempunyai perangkat multimedia. Misalnya : sound card, speaker, microphone dan software (ProgramAplikasi) yang mendukung untuk merekam suara.
Sound Recorder adalah salah satu program aplikasi untuk merekam suara yang biasanya sudah langsung ada ketika kita menginstall windows, baik itu windows 3.X sampai dengan Windows XP. Untuk masuk program aplikasi sound recorder dengan langkah :
Cara merekam suara sound Recorder :
1) Pilih menu File, kemudian klik New.
2) Untuk memulai merekam, klik tombol
3) Untuk memberhentikan proses perekaman klik tombol
4) Setelah selesai merekam, simpan file yang dibuat dengan
mengklik menu File, kemudian klik Save As.
Untuk mendengarkan hasil rekaman ikuti langkah berikut ini :
1)Pada menu File, klik Open.
2)Buka folder tempat file suara (ekstension .wav) klik Open.
3)Klik tombol untuk mendengar hasil rekaman.
4)Klik tombol untuk memberhentikan suara hasil rekaman.
Salah satu kemampuan dari komputer adalah merekam suara, dengansyarat komputer yang dimiliki mempunyai perangkat multimedia. Misalnya : sound card, speaker, microphone dan software (ProgramAplikasi) yang mendukung untuk merekam suara.
Sound Recorder adalah salah satu program aplikasi untuk merekam suara yang biasanya sudah langsung ada ketika kita menginstall windows, baik itu windows 3.X sampai dengan Windows XP. Untuk masuk program aplikasi sound recorder dengan langkah :
Cara merekam suara sound Recorder :
1) Pilih menu File, kemudian klik New.
2) Untuk memulai merekam, klik tombol
3) Untuk memberhentikan proses perekaman klik tombol
4) Setelah selesai merekam, simpan file yang dibuat dengan
mengklik menu File, kemudian klik Save As.
Untuk mendengarkan hasil rekaman ikuti langkah berikut ini :
1)Pada menu File, klik Open.
2)Buka folder tempat file suara (ekstension .wav) klik Open.
3)Klik tombol untuk mendengar hasil rekaman.
4)Klik tombol untuk memberhentikan suara hasil rekaman.
Multiple Intelligences
Multiple Intelligences :
1.Verbal Linguistic : potensi menonjol yang dimiliki anak dalam merangkai kalimat dan bercerita.
2.Mathematical Linguistic : kemampuan yang dimiliki anak dalam memecahkan masalah atau cekatan dalam membuat perhitungan.
3.Musical : bakat yang luar biasa yang dimiliki anak dalam hal bunyi, nada, irama, lagu dan musik.
4.Visual Spatial : kelebihan yang dimiliki anak dalam berpikir tiga dimensi serta stereometris.
5.Bodily Kinesthetic : sesuatu ketrampilan yang dimiliki anak dalam hal gerak, tari atau olahaga.
6.Interpersonal : kemampuan seorang anak dalam memahami dan mengontrol diri sendiri pada setiap apa yang dilakukannya.
7.Existential :
1.Verbal Linguistic : potensi menonjol yang dimiliki anak dalam merangkai kalimat dan bercerita.
2.Mathematical Linguistic : kemampuan yang dimiliki anak dalam memecahkan masalah atau cekatan dalam membuat perhitungan.
3.Musical : bakat yang luar biasa yang dimiliki anak dalam hal bunyi, nada, irama, lagu dan musik.
4.Visual Spatial : kelebihan yang dimiliki anak dalam berpikir tiga dimensi serta stereometris.
5.Bodily Kinesthetic : sesuatu ketrampilan yang dimiliki anak dalam hal gerak, tari atau olahaga.
6.Interpersonal : kemampuan seorang anak dalam memahami dan mengontrol diri sendiri pada setiap apa yang dilakukannya.
7.Existential :
Teori Belajar Kognitif
Teori Belajar Kognitif
Belajar seharusnya menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Belajar merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling penting dalam upaya mempertahankan hidup dan mengembangkan diri. Dalam dunia pendidikan belajar merupakan aktivitas pokok dalam penyelenggaraan proses belajar-mengajar. Melalui belajar seseorang dapat memahami sesuatu konsep yang baru, dan atau mengalami perubahan tingkah laku, sikap, dan ketrampilan.
Pada dasarnya terdapat dua pendapat tentang teori belajar yaitu teori belajar aliran behavioristik dan teori belajar kognitif. Teori belajar behavioristik menekankan pada pengertian belajar merupakan perubahan tingkah laku, sehingga hasil belajar adalah sesuatu yang dapat diamati dengan indra manusia langsung tertuangkan dalam tingkah laku. Seperti yang dikemukakan oleh Ahmadi dan Supriono (1991: 121) bahwa belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya”.
Sedangkan teori belajar kognitif lebih menekankan pada belajar merupakan suatu proses yang terjadi dalam akal pikiran manusia. Seperti juga diungkapkan oleh Winkel (1996: 53) bahwa “Belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan pemahaman, ketrampilan dan nilai sikap. Perubahan itu bersifat secara relatif dan berbekas”.
Teori Belajar Kognitif menurut Piaget
Dalam bab sebelumnya telah dikemukan tentang aspek aspek perkembangan kognitif menurut Piaget yaitu tahap sensory motor; concrete operational dan formal operational. Menurut Piaget, bahwa belajar akan lebih berhasil apabila disesuaikan dengan t pre operational ahap perkembangan kognitif peserta didik. Peserta didik hendaknya diberi kesempatan untuk melakukan eksperimen dengan obyek fisik, yang ditunjang oleh interaksi dengan teman sebaya dan dibantu oleh pertanyaan tilikan dari guru.Guru hendaknya banyak memberikan rangsangan kepada peserta didik agar mau berinteraksi dengan lingkungan secara aktif, mencari dan menemukan berbagai hal dari lingkungan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya belajar adalah suatu proses usaha yang melibatkan aktivitas mental yang terjadi dalam diri manusia sebagai akibat dari proses interaksi aktif dengan lingkungannya untuk memperoleh suatu perubahan dalam bentuk pengetahuan, pemahaman, tingkah laku, ketrampilan dan nilai sikap yang bersifat relatif dan berbekas.
Sesuai dengan karakteristik matematika maka belajar matematika lebih cenderung termasuk ke dalam aliran belajar kognitif yang proses dan hasilnya tidak dapat dilihat langsung dalam konteks perubahan tingkah laku. Berikut adalah beberapa teori belajar kognitif menurut beberapa pakar teori belajar kognitif:
Belajar seharusnya menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Belajar merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling penting dalam upaya mempertahankan hidup dan mengembangkan diri. Dalam dunia pendidikan belajar merupakan aktivitas pokok dalam penyelenggaraan proses belajar-mengajar. Melalui belajar seseorang dapat memahami sesuatu konsep yang baru, dan atau mengalami perubahan tingkah laku, sikap, dan ketrampilan.
Pada dasarnya terdapat dua pendapat tentang teori belajar yaitu teori belajar aliran behavioristik dan teori belajar kognitif. Teori belajar behavioristik menekankan pada pengertian belajar merupakan perubahan tingkah laku, sehingga hasil belajar adalah sesuatu yang dapat diamati dengan indra manusia langsung tertuangkan dalam tingkah laku. Seperti yang dikemukakan oleh Ahmadi dan Supriono (1991: 121) bahwa belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya”.
Sedangkan teori belajar kognitif lebih menekankan pada belajar merupakan suatu proses yang terjadi dalam akal pikiran manusia. Seperti juga diungkapkan oleh Winkel (1996: 53) bahwa “Belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan pemahaman, ketrampilan dan nilai sikap. Perubahan itu bersifat secara relatif dan berbekas”.
Teori Belajar Kognitif menurut Piaget
Dalam bab sebelumnya telah dikemukan tentang aspek aspek perkembangan kognitif menurut Piaget yaitu tahap sensory motor; concrete operational dan formal operational. Menurut Piaget, bahwa belajar akan lebih berhasil apabila disesuaikan dengan t pre operational ahap perkembangan kognitif peserta didik. Peserta didik hendaknya diberi kesempatan untuk melakukan eksperimen dengan obyek fisik, yang ditunjang oleh interaksi dengan teman sebaya dan dibantu oleh pertanyaan tilikan dari guru.Guru hendaknya banyak memberikan rangsangan kepada peserta didik agar mau berinteraksi dengan lingkungan secara aktif, mencari dan menemukan berbagai hal dari lingkungan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya belajar adalah suatu proses usaha yang melibatkan aktivitas mental yang terjadi dalam diri manusia sebagai akibat dari proses interaksi aktif dengan lingkungannya untuk memperoleh suatu perubahan dalam bentuk pengetahuan, pemahaman, tingkah laku, ketrampilan dan nilai sikap yang bersifat relatif dan berbekas.
Sesuai dengan karakteristik matematika maka belajar matematika lebih cenderung termasuk ke dalam aliran belajar kognitif yang proses dan hasilnya tidak dapat dilihat langsung dalam konteks perubahan tingkah laku. Berikut adalah beberapa teori belajar kognitif menurut beberapa pakar teori belajar kognitif:
Kamis, 12 Maret 2009
Check
Across:
1. sholat sunah yang mengiringi sholat wajib
4. masjid kecil
5. arti rukshoh
6. arti sholat (bahasa)
7. bahasa dalam sholat
8. duduk di antara dua sujud
10. tempat sholat
11. hukum membaca fatihah dalam sholat
12. rukun islam ke 2
13. sholat bersama-sama
14. makmum ketinggalan rakaat
15. meringkas bilangan sholat
17. melakukan dua sholat dalam satu waktu
19. sebelum sholat
Down:
2. pemimpin sholat
3. gerakan tengok kanan kiri dalam sholat
4. sholat sendirian
6. alat tayamum
7. panggilan sholat
9. pengganti wudhu
10. air suci mensucikan
12. sholat wajib dua rakaat
13. mengeraskan bacaan sholat
16. berdiri (bahasa inggris)
18. rakaat sholat jumat
Index=>
Across:
1. sholat sunah yang mengiringi sholat wajib
4. masjid kecil
5. arti rukshoh
6. arti sholat (bahasa)
7. bahasa dalam sholat
8. duduk di antara dua sujud
10. tempat sholat
11. hukum membaca fatihah dalam sholat
12. rukun islam ke 2
13. sholat bersama-sama
14. makmum ketinggalan rakaat
15. meringkas bilangan sholat
17. melakukan dua sholat dalam satu waktu
19. sebelum sholat
Down:
2. pemimpin sholat
3. gerakan tengok kanan kiri dalam sholat
4. sholat sendirian
6. alat tayamum
7. panggilan sholat
9. pengganti wudhu
10. air suci mensucikan
12. sholat wajib dua rakaat
13. mengeraskan bacaan sholat
16. berdiri (bahasa inggris)
18. rakaat sholat jumat
Index=>
Tujuan
Tujuan saya belajar teknologi pembelajaran adalah sebagai berikut :
1. ingin mempelajari lebih mendalam tentang teknologi.
2. berusaha untuk mengkolaborasikan teknologi dengan kegiatan pembelajaran.
3. ingin memanfaatkan teknologi ke dalam hal yang positif.
4. menerapkan tentang apa yang saya dapatkan pada mata kuliyah ini ke dalam sistem pengajaran nantinya jika saya menjadi Guru.
1. ingin mempelajari lebih mendalam tentang teknologi.
2. berusaha untuk mengkolaborasikan teknologi dengan kegiatan pembelajaran.
3. ingin memanfaatkan teknologi ke dalam hal yang positif.
4. menerapkan tentang apa yang saya dapatkan pada mata kuliyah ini ke dalam sistem pengajaran nantinya jika saya menjadi Guru.
Langganan:
Postingan (Atom)
